Setiap tahunnya, minat terhadap uang kripto semakin meningkat. Sebagai mata uang kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, Ethereum jadi salah satu aset yang menarik untuk dibeli. Ethereum merupakan mata uang kripto yang diperkenalkan oleh Vitalik Buterin pada tahun 2013. Saat ini, mata uang Ethereum terbagi menjadi 2, yaitu Ethereum bersimbol ETH dan Ethereum Classic (ETC).

Lalu, bagaimana cara beli Ethereum Classic dan ETH yang mudah dan aman di Indonesia? Artikel berikut akan memberikan Anda panduan lengkap, disertai rekomendasi exchanger yang memberikan layanan terbaik.

Bagaimana Cara membeli Ethereum dengan Mudah dan Aman

Cara Beli Ethereum Classic dan ETH di Indonesia sangat beragam, ketika mengetik pada mesin pencarian Google, Anda akan menemukan panduan cara beli Ethereum di Trust Wallet, Indodax, dan beberapa exchanger lainnya.

Pernahkah Anda mendengar tentang Capital.com? Platform trading online yang telah berdiri sejak 2016 ini menyediakan layanan jual beli Ethereum untuk membantu aktivitas Anda. Simak cara beli Ethereum Classic dan ETH berikut ini:

  1. Daftarkan diri Anda di Capital.com Masukkan data yang diminta meliputi email, kartu identitas, serta informasi nomor rekening.
  2. Setelah seluruh data terpenuhi dan verifikasi data sukses, Anda diminta untuk mengisi deposit agar bisa melakukan jual beli Ethereum Classic dan beragam aset lainnya.
  3. Pada aplikasi mobile atau website, sorot menu “Market”, pilih tab “Cryptocurrencies”
  4. Ketika muncul tabel, pilih pair “ETH/USD”
  5. Beli Ethereum dengan klik pada tombol “Buy”

Aset kripto adalah produk investasi yang tidak diatur yang sangat tidak stabil.

Platform Terbaik Untuk Beli Ethereum 2023

1. Capital.com

Capital.comSeperti yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, Capital.com merupakan platform terbaik untuk beli Ethereum karena perusahaannya telah mengantongi regulasi dari berbagai wilayah.

Mulai dari Otoritas Bank Nasional Belarus (NBRB), Komisi Sekuritas dan Bursa Siprus (CySEC), Otoritas Pengawas Australia (ASIC) hingga Pengawas Keuangan Inggris (FCA) telah mengakui eksistensi Capital.com.

Laman Utama Capital com

Selain melayani jual beli 200 mata uang kripto, Capital.com juga menyediakan ribuan aset lain yang terdiri dari saham, indeks, forex, dan komoditas. Performa cemerlang ini didukung juga oleh aplikasinya yang fleksibel dan tersedia dalam platform Android, iPhone, serta website.

Aset kripto adalah produk investasi yang tidak diatur yang sangat tidak stabil.

2. Crypto.com

Crypto.comCrypto.com merupakan website dari Hong Kong yang berdiri sejak tahun 2016. Exchanger ini dilengkapi dengan fitur jual beli 250 mata uang kripto, dan telah mencatat 10 juta pelanggan 90 negara.

Laman Utama crypto com

Tak hanya menyediakan koin-koin mayor seperti Bitcoin, Ethereum, Cardano, Dogecoin, dan Polkadot, Crypto.com juga menyediakan koin pribadinya yang bernama CRO.

Aset kripto adalah produk investasi yang tidak diatur yang sangat tidak stabil.

3. DefiSwap

DeFi Coin

Berbeda dengan Capital.com dan Crypto.com yang menjadi layanan dari sebuah perusahaan, DefiSwap merupakan sebuah protokol pertukaran koin kripto yang terdesentralisasi dan bisa digunakan antar platform.

DefiSwap Ethereum

Cara beli Ethereum via DefiSwap sangat sederhana, Anda hanya perlu menghubungkan dompet kripto ke platform, pilih token mana yang ingin Anda konversi, dan transaksi langsung tereksekusi.

Aset kripto adalah produk investasi yang tidak diatur yang sangat tidak stabil.

Haruskah Anda Beli Ethereum Sekarang?

Sebagai aset digital, Ethereum masih memegang status sebagai salah satu mata uang kripto dengan valuasi (market cap) terbesar setelah Bitcoin. Karena itu, prospeknya sebagai instrumen investasi masih cukup layak untuk dipertimbangkan. Hanya saja, sebagai investor Ethereum, Anda harus siap menghadapi resiko tinggi dari volatilitas harga.

Saat pertama kali ETH diluncurkan pada tahun 2015 silam, harga per koinnya hanya senilai $0.3 saja. Sedangkan rekor harga tertingginya pecah di kisaran $4.800 per koin ETH pada November 2021. Hampir tiada instrumen investasi lain yang mampu menandingi rekor kecepatan pencapaian nilai koin ETH ini.

Haruskah Anda Membeli Ethereum

Sayangnya, menghadapi gejolak ekonomi di tahun 2023, ETH terjun hingga minus 80% (kisaran $900/koin) dari puncaknya. Fakta inilah yang benar-benar perlu diperhatikan oleh investor ETH sebelum berkomitmen untuk menanamkan sejumlah besar modal. Jika investor terburu-buru untuk membeli koin ETH, masih ada kemungkinan harga berlanjut mengalami penurunan yang tentu saja berakibat kerugian.

Untuk mengurangi resiko tersebut, sebagai investor Anda dapat melakukan beberapa teknik seperti Dollar Cost Averaging (DCA) sebagai salah satu metode untuk menabung Ethereum dengan resiko yang lebih mudah dikontrol.

Selain itu, ada beberapa faktor penting yang harus investor perhitungkan agar investasi benar-benar dapat membuahkan profit. Berikut adalah beberapa faktornya:

Perubahan Development ETH (ETC vs ETH)

Salah satu faktor mendasar yang dapat mempengaruhi nilai dari koin ETH adalah perubahan teknologi yang mendasari operasionalnya. Misalnya pada tahun 2016, blockchain Ethereum melakukan hard fork yang mengakibatkan pecahnya jaringan Ethereum lama menjadi Ethereum Classic (ETC). Meskipun berasal dari jaringan blockchain yang sama, nilai dari kedua koin tersebut cukup terpaut jauh. Saat penulisan artikel ini ETC/USD berada di kisaran level $28/koin, sedangkan ETH/USD bernilai di kisaran $1320/koin.

ETH kembali melakukan perubahan besar pada sistem konsensus blockchainnya pada September 2023, yang awalnya menggunakan sistem proof of works menjadi sistem proof of stake. Perubahan ini menjadikan ETH jauh lebih ramah lingkungan, efisien serta kompetitif dengan generasi koin kripto terbaru. Sebagai reaksi pasar, harga ETH sempat terpantau mendaki kembali ke kisaran $2000/koin pada pertengahan Agustus 2023, sebelum terkoreksi ke level $1300/koin beberapa hari setelah merge pada blockchain ETH.

Sebagai investor Ethereum, Anda harus senantiasa mengikuti perkembangan teknologi yang mendasari operasional koin dengan kode ETH tersebut supaya dapat mengantisipasi volatilitas harga.

Fundamental pasar global terhadap ETH

Nilai koin Ethereum juga dapat dipengaruhi oleh dinamika pasar global. Misalnya pada pair ETH/USD, fundamental pada Dolar AS secara otomatis akan mempengaruhi nilai tukar. Memasuki awal tahun 2023, Ethereum dan beberapa koin kripto mayor lainnya tertekan hingga minus -80% terhadap Dolar AS karena The Fed (bank sentral AS) menaikkan suku bunga untuk mengontrol laju inflasi.

Fundamental pasar global terhadap-ETH

Sederhananya, pergerakan pasar kripto pada umumnya dipengaruhi juga oleh kondisi makroekonomi. Nilai suku bunga rendah pada bank sentral global dipandang sebagai alasan utama kenapa investor besar memindahkan dana ke pasar kripto yang dianggap mampu menghasilkan keuntungan lebih besar. Sebaliknya, jika suku bunga mulai mendaki, investor institusional akan melarikan dana mereka dari pasar kripto kembali ke aset-aset Safe Haven konvensional seperti Dolar AS, Euro, atau Gold.

Tak hanya itu, kondisi khusus seperti perang Rusia-Ukraina serta krisis properti di Cina juga dapat mempengaruhi pasar kripto, terutama koin mayor seperti Ethereum dan Bitcoin. Singkat kata, semakin tak menentu kondisi ekonomi dunia, dan rendahnya selera risiko investor, maka semakin tertekan pula pasar kripto secara umum.

Alternatif investasi selain beli ETH (Spot vs Futures)

Saat ini, investor tak harus membeli koin Ethereum untuk menikmati keuntungan. Dengan adanya alternatif pasar turunan kripto seperti Futures, Anda bahkan dapat menikmati keuntungan saat harga Ethereum mengalami penurunan. Pasar Futures pada Ethereum adalah salah satu instrumen investasi yang cukup menjanjikan selama kondisi kripto masih bergejolak.

Aset kripto adalah produk investasi yang tidak diatur yang sangat tidak stabil.

Panduan Cara Beli Ethereum di Indonesia

Tertarik untuk beli Ethereum? Anda tidak perlu risau karena sekarang telah banyak akses untuk melakukannya.

Ethereum di Indonesia

Bagi pengguna di Indonesia, informasi soal cara beli Ethereum di Indodax, cara beli Ethereum di Luno, dan cara beli Ethereum di Trust Wallet mungkin telah sering Anda ketahui.

Agar proses jual beli mata uang kripto semakin nyaman, pelajari juga cara beli Ethereum secara lokal melalui platform-platform lain yang bisa dijadikan alternatif.

Cara Beli Ethereum via Paypal

Untuk bisa beli Ethereum via Paypal, Anda perlu mencari exchanger yang menyediakan opsi pembayaran Paypal dalam menunya. Salah satunya adalah Capital.com. Sejak bulan September 2021, Capital.com mengeluarkan pengumuman bahwa platform mereka telah terintegrasi dengan Paypal.

Berikut ini cara beli ethereum via Paypal di Capital.com:

  1. Sambungkan akun Paypal Anda dengan akun Capital.com yang terdaftar.
  2. Pastikan alamat email dan data yang Anda masukkan pada kedua platform tersebut sama, agar terhindar dari hambatan transaksi.
  3. Setelah dana masuk ke akun, Anda bisa menggunakannya untuk membeli aset apapun yang tersedia pada platform.

Cara Beli Ethereum di Indonesia dengan Kartu Kredit atau Debit

Tidak punya Paypal? Tidak masalah. Telah banyak exchanger yang menyediakan menu jual beli uang kripto menggunakan kartu kredit maupun Debit. Untuk melakukannya, login ke akun exchanger yang Anda miliki.

Contohnya saja jika melalui Capital.com, Anda bisa masuk ke halaman profil dan klik pada ikon “Fund my account” (Danai akun saya), memasukkan nomor kartu kredit atau debit yang aktif, lalu memasukkan jumlah dana deposit yang diinginkan.

Perlu diingat, Anda hanya bisa menggunakan kartu kredit atau debit atas nama pribadi. Untuk mendukung langkah Anti Money Laundering (AML), tidak diperbolehkan untuk deposit melalui pihak ketiga.

Cara Beli Ethereum dengan Neteller atau Skrill

Metode beli Ethereum melalui Neteller dan Skrill juga masih diminati oleh sebagian masyarakat. Salah satu faktor yang menjadi alasan orang memilih Neteller atau Skrill adalah kecepatan transaksi dan kepraktisannya. Melalui Neteller, Anda tidak perlu membuat dompet kripto tambahan karena akun yang Anda miliki sudah dapat langsung digunakan.

Aset kripto adalah produk investasi yang tidak diatur yang sangat tidak stabil.

Bagaimana Cara Terbaik Untuk Membeli Ethereum?

Kini, semakin banyak dan mudah bagi investor pemula untuk membeli koin Ethereum. Beragam pilihan penyedia mulai dari exchanger, broker sampai DEX, misalnya seperti beberapa rekomendasi berikut:

Exchanger Penyedia Ethereum

Exchanger adalah pilihan pertama bagi investor pemula karena kenyamanan, kemudahan akses serta keamanan akun yang dapat dipercaya. Untuk memulai transaksi, pengguna harus membuat akun lalu memverifikasi data-data KYC terlebih dulu. Setelah proses tersebut terverifikasi oleh Exchanger, pengguna dapat segera memperjualbelikan koin Ethereum melalui Custodial Wallet yang terkoneksi pada akun.

Inilah rekomendasi Exchanger yang menyediakan koin ETH:

Binance

Salah satu pilihan Exchanger paling populer di kalangan investor ETH karena penawaran zero trading fee untuk pair ETH/BUSD. Tak hanya itu, Binance juga menyediakan Futures Ethereum yang dapat diakses oleh semua penggunanya. Sayangnya, Binance tidak termasuk dalam salah satu pedagang fisik aset kripto sah yang berada di bawah payung hukum lembaga Bappebti. Karena itu, status legalitas transaksi dengan Binance masih dipertanyakan di Indonesia.

Indodax (lokal)

Indodax adalah salah satu Exchanger lokal yang telah mengantongi lisensi dari Bappebti. Mereka menyediakan transaksi Spot Ethereum dengan biaya trading kompetitif. Berikut adalah bagaimana cara beli Ethereum di Indodax

Indodax

  1. Kunjungi website official Indodax di browser pilihan Anda atau Install aplikasi di Google Play / Apple App Store.
  2. Daftarkan akun, lalu selesaikan proses verifikasi KYC sampai tuntas (upload KTP, NPWP, Selfie + KTP)
  3. Setelah dompet aktif, Anda dapat melakukan deposit (minimal Rp 10.000).
  4. Buka Marketplace, lalu cari pilihan ETH/IDR atau klik link ini.
  5. Cari kolom “Market Jual” atau “Ask”, lalu masukkan level harga ETH yang diinginkan serta saldonya. Anda dapat langsung membeli dengan metode Instant ataupun Limit Order.
  6. Setelah order tereksekusi, cek dompet Anda apakah koin ETH sudah masuk. Mudah bukan cara beli Ethereum di Indodax?

Aset kripto adalah produk investasi yang tidak diatur yang sangat tidak stabil.

Luno Indonesia (lokal)

Masih ada lagi Exchanger lokal rekomendasi yang sudah mendapat lisensi dari Bappebti, yaitu Luno Indonesia. Supaya menarik minat calon pendaftar, Luno Indonesia memberikan program #LunoReward bagi siapa saja yang bertransaksi di pair ETH/IDR.

Luno Indonesia

Berikut adalah cara beli Ethereum di Luno Indonesia.

  1. Install aplikasi di Google Play / Apple App Store atau kunjungi website resminya.
  2. Daftarkan akun, lalu selesaikan proses verifikasi KYC sampai tuntas (upload KTP, NPWP, Selfie + KTP)
  3. Setelah dompet aktif, Anda dapat melakukan deposit (minimal Rp 50.000).
  4. Buka Marketplace, lalu cari pilihan ETH/IDR atau klik link ini.
  5. Pada laman “Home” klik simbol Ethereum, lalu pilih opsi jumlah koin ETH yang akan dibeli. Jika ingin menentukan jumlah koin sesuai pilihan sendiri, klik “Other” lalu masukan jumlah uang (dalam rupiah) di barisan “Amount”.

Broker Ethereum

Hampir sama seperti Exchanger, broker juga menyediakan akses untuk jual beli Ethereum. Bedanya, Broker dapat terhubung lebih dari satu jaringan Exchanger untuk mendapatkan penawaran harga terbaik. Dari sisi pengguna, hal tersebut cukup menguntungkan karena mereka dapat segera menemukan pembeli atau penjual di level harga yang memuaskan, dengan biaya trading yang kompetitif pula.

Salah satu rekomendasi broker Ethereum terbaik adalah Capital.com karena mereka menyediakan tak hanya Ethereum tapi juga instrumen investasi lainnya seperti CFD kripto yang dapat memberikan keuntungan bagi investor meskipun harga aset kripto terkait sedang menurun. Capital.com juga menyediakan berbagai pilihan pembayaran, mulai dari kartu debit, kredit, paypal, dan lain sebagainya untuk mempermudah transaksi, deposit sampai pencairan.

Pertukaran Tak Terdesentralisasi (DEX)

Berbeda dengan bursa kripto pada umumnya, DEX adalah jaringan Exchanger yang berjalan secara otomatis dengan bantuan Smart Contract, tanpa intervensi dari penengah, atau pihak ketiga apapun. Ciri khas dari DEX antara lain adalah; tak mensyaratkan KYC, dapat langsung transaksi dengan hanya mengkoneksikan Non-Custodial Wallet, dan dapat mempertukarkan (swap) antar token lain dalam jaringan blockchain yang terhubung.

Contoh dari DEX misalnya adalah PancakeSwap, UniSwap, dan lain sebagainya. Sayangnya, karena beroperasi penuh tanpa pihak penengah, DEX sangat sulit untuk diregulasi. Itulah kenapa sampai saat ini, DEX masih belum diakui legalitasnya di Indonesia.

Aset kripto adalah produk investasi yang tidak diatur yang sangat tidak stabil.

Berapa Harga Ethereum Saat Ini?

Pada saat penulisan artikel (September 2023), harga Ethereum terpantau bertengger di kisaran level $1800/koin, tapi pasca-merge blockchain, Level Resistance tersebut mengalami tekanan. Akibatnya, harga koin ETH terjun hingga minus 30%, di kisaran level $1250/koin.

Harga Ethereum

Karena volatilitas tinggi ini, disarankan bagi pemula untuk menghindari Panic Selling agar resiko kerugian tidak semakin membengkak. Anda dapat mempertimbangkan untuk mencari kesempatan “Buy the dip” dengan strategi Dollar Cost Averaging, agar koin ETH yang terakumulasi dapat lebih mudah dikontrol tingkat resikonya.

Bagaimana Cara Beli Ethereum Di Indonesia?

Sangat mudah untuk membeli Ethereum di Indonesia, yang paling disukai tentu saja lewat exchanger dan broker. Sejak tahun 2020, banyak perusahaan yang mengembangkan aplikasi jual beli mata uang kripto. Aplikasi ini semuanya sudah berbahasa Indonesia, dilengkapi dengan layanan pelanggan 24 jam serta metode pembayaran bank lokal.

Mekanismenya juga sangat praktis, Anda tidak perlu datang ke kantor broker sambil membawa setumpuk berkas dan menghadapi banyak perwakilan broker. Cukup mengunduh aplikasi jual beli kripto melalui ponsel pintar, daftarkan diri, lalu mengisi dana lewat mobile banking, kartu kredit/debit, atau menyambungkan akun e-wallet.

Cara Beli Ethereum di Indonesia dengan Aman

Melalui Broker Berlisensi

Sangar penting untuk memilih broker yang telah mengantongi lisensi dari pemerintah setempat. Dengan memiliki lisensi, broker menunjukkan komitmennya untuk patuh dan tunduk pada aturan legalitas serta memberi jaminan layanan konsumen. Jika ada penyelewengan dana atau penipuan, maka pelanggan bisa membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Contohnya saja, broker penyedia layanan jual beli Ethereum di Indonesia harus bisa menunjukkan lisensi dari Bappebti. Di Inggris, instansi yang mengawasi aktivitas broker adalah FCA (Financial Conduct Authority), sementara di Australia ada ASIC (The Australian Securities and Investments Commission).

Perhatikan Biaya Tambahan yang Dikenakan

Pada umumnya, ada 3 biaya tambahan yang dikenakan saat Anda melakukan jual beli Ethereum melalui broker, antara lain: Komisi, spread, dan biaya transaksi. Broker yang memberikan keamanan dan ketenangan pikiran akan secara transparan menginformasikan biaya-biaya tambahan tersebut.

Agar tidak bingung, mari kita pahami definisi masing-masing biaya tambahan tersebut:

  • Komisi adalah biaya yang dikenakan sebagai imbalan untuk broker karena telah menggunakan jasa mereka. Komisi ini digunakan untuk biaya pemeliharaan platform, pemberian layanan, serta promosi-promosi broker lainnya.
  • Spread merupakan selisih dari harga jual dan harga beli. Jika Anda melakukan transaksi jual beli Ethereum, maka akan terdapat perbedaan antara harga jual dan harga beli pada Order Book.
  • Biaya transaksi merupakan tambahan yang dibebankan pada pengguna ketika melakukan deposit maupun penarikan. Pihak broker tidak mendapatkan bagian dari biaya transaksi ini, karena yang meminta adalah pihak Bank. Contohnya saja jika Anda melakukan penarikan dari dompet kripto ke bank lokal, bisa dibebankan biaya transfer antar platform antara Rp1.500 – Rp15.000.

Pilih Dompet Ethereum dengan Pengamanan Berlapis

Sebagai seorang penggemar Cryptocurrency, sangat penting untuk memiliki dompet kripto. Saat ini, sebagian besar exchanger telah memberikan layanan dompet kripto yang terintegrasi dengan produk mereka. Tak hanya bisa menyimpan Ethereum, dompet tersebut juga bisa digunakan untuk menyimpan mata uang kripto lain selama masih berjalan dalam sistem yang sama.

Jika Anda sudah pernah mencari mencari info cara beli Ethereum di Luno, tentu memahami bahwa exchanger tersebut memiliki Luno Wallet. Begitu juga ketika mempelajari cara beli Ethereum di Indodax, maka sudah lazim dengan metode keamanan dompet kripto.

Dompet Ethereum yang aman akan memiliki sistem keamanan seperti Autentikasi 2 Arah, sehingga Anda mendapatkan notifikasi khusus ketika ada pihak lain yang berusaha masuk ke akun. Selain itu, Anda bisa menambahkan keamanan dompet kripto dengan memiliki Cold Wallet terpisah yang tidak terkoneksi dengan internet.

Aset kripto adalah produk investasi yang tidak diatur yang sangat tidak stabil.

Bisakah Kita Beli Ethereum Tanpa ID (KTP, KYC)?

Jawaban singkatnya, iya dan tidak, bergantung dari kebutuhan dan kebijakan mengenai pasar kripto di wilayah Anda berada. Semua Exchanger yang beroperasi dengan lisensi dari Bappebti mewajibkan penggunanya untuk menyelesaikan verifikasi KYC.

Namun, jika Anda mencari cara beli ethereum tanpa tanda pengenal, tapi berani mengambil resiko, maka jawabannya adalah iya. Saat ini Anda dapat jual beli Ethereum tanpa ID sama sekali melalui jaringan DEX (Decentralized Exchanges).

Perlu dicatat, DEX adalah teknologi yang tergolong masih muda dan tak memiliki regulator sama sekali, jadi masih banyak masalah-masalah internal seperti bug atau kesalahan pemrograman yang dapat berujung kerugian. DEX juga dikenal buruk memiliki resiko terkena serangan dari Hacker yang memanfaatkan celah-celah keamanan sistem.

Tutorial Cara Beli Ethereum Online

Pada tahap ini, Anda tentu sudah memahami bahwa membeli Ethereum bisa dilakukan secara online. Pernahkah Anda menelisik cara beli Ethereum di Trust Wallet? Atau mungkin bingung menjelaskan cara beli Ethereum di Indodax pada teman yang lain? Secara garis besar, ikuti saja langkah ini:

Langkah 1 – Buat Akun

Buat akun pada aplikasi yang terdaftar, hal ini bisa dilakukan dengan cara mengunduh aplikasi atau melalui website resmi

Buat Akun

Langkah 2 – Masukkan kartu identitas Anda, bisa berupa paspor atau KTP.

Selain itu, siapkan juga nomor rekening, informasi bank, serta data pribadi lainnya untuk memudahkan proses KYC (Know Your Customer)

Langkah 3 – Lakukan pengisian deposit

Setiap exchanger memiliki peraturan minimal depositnya masing-masing. Untuk cara beli Ethereum di Indonesia, banyak exchanger yang memberi syarat minimal deposit mulai dari 50 ribu rupiah saja.

Lakukan pengisian deposit

Langkah 4 – Cari Ethereum pada platform.

Pada umumnya, Ethereum dipasangkan dengan USDT (Stablecoin USD Tether) atau BIDR (Binance Indonesia Rupiah) jika Anda menggunakan platform yang bergerak pada jaringan Binance.

Cari Ethereum pada platform

Langkah 5 – Beli Ethereum jika harganya sudah sesuai.

Untuk melakukannya, tinggal klik pada tombol “Buy” atau “Beli” yang muncul di aplikasi. Ethereum yang sukses dibeli akan masuk pada wallet Anda, dan bisa digunakan untuk transaksi di dalam platform maupun dicairkan ke bank sesuai kurs yang berlaku.

Beli Ethereum jika harganya sudah sesuai

Kesimpulan

Saat ini, masyarakat Indonesia bisa membeli Ethereum dan berbagai mata uang kripto lainnya dengan mudah. Informasi mengenai cara beli Ethereum di Luno dan exchanger-exchanger lainnya bisa diakses melalui internet. Dari luar negeri, sudah tersedia juga website seperti Capital.com yang memiliki lisensi dari banyak instansi terpercaya di dunia.

Semua cara beli Ethereum di Indonesia bisa dilakukan secara online. Hal ini tentu sangat memudahkan dan membuka kesempatan luas bagi masyarakat untuk meraih keuntungan dalam investasi dan trading mata uang kripto.

Perlu diingat, beragam cara beli Ethereum serta fasilitas dari banyak pengembang aplikasi yang telah tersedia tentu harus diimbangi dengan kemampuan investor. Anda harus selalu berhati-hati dengan keamanan dana pribadi, menghindari phising, serta melakukan transaksi hanya pada aplikasi yang terpercaya.

Kesimpulan Ethereum

Aset kripto adalah produk investasi yang tidak diatur yang sangat tidak stabil.

Pertanyaan Umum

Bagaimana Cara Membeli Ethereum di Malaysia dan Indonesia?

Bagaimana Untuk Menjual Ethereum?

Bagaimana Untuk Membeli Ethereum dengan Paypal?

Dimanakah Tempat Terbaik Untuk Membeli Ethereum?

Bagaimana Untuk Membeli Ethereum dengan Selamat?